Kamis, 6th Oktober 2022

flagylmedication

Update Informaasi Berita Olahraga

Standard

Pertunjukan Odegaard, Pemain yang Bikin Satu Tim Arsenal Naik Level!

Martin Odegaard layak disebut sebagai salah satu pemain terbaik Arsenal sejauh ini. Musim 2022/23 memang baru dimulai, tapi Odegaard sudah menunjukkan performa impresif sebagai kapten Arsenal.

Status Odegaard sebagai kapten memang cukup menarik. Tidak ada yang menduga Mikel Arteta mengambil keputusan tersebut, terlebih karena masih ada beberapa pemain senior dalam tim Arsenal.

Menariknya, Odegaard memegang peran tersebut dengan sangat baik. Dia terbukti bisa memimpin tim, baik melalui sikap maupun melalui kontribusinya di lapangan.

Laga kontra Fulham pekan lalu jadi contoh pertunjukan Odegaard. Arsenal menang 2-1 dan Odegaard tampil impresif.

Odegaard sang kapten

Laga kontra Fulham kemarin alot bagi Arsenal. The Gunners tertinggal lebih dahulu, tekanan meningkat, tapi kemudian Odegaard mencetak gol balasan dan mengubah situasi jadi lebih stabil.

Performa Odegaard ini pun diperhatikan oleh Nick Wright, analis Premier League. Menurutnya, jelas bahwa Odegaard adalah kapten yang tepat.

“Pertandingan sempat tegang saat Arsenal tertinggal, tapi Odegaard tetap tenang. Dia menunjukkan ketenangan dan kualitas untuk terus menuntun Arsenal ke arah yang tepat, terus menekan Fulham,” ujar Wright di Sky Sports.

“Golnya jadi yang ketiga dalam dua pertandingan, tentu itu adalah kontribusinya yang paling signifikan. Dan gol itu semakin menarik karena datang setelah dia membuat kombinasi dengan Bukayo Saka.”

Bantu tim jadi lebih baik

Menurut Wright, peran Odegaard dapat dilihat dalam kombinasinya dengan Saka. Kehadiran Odegaard telah mendongkrak level tim secara menyeluruh. Dia membuat pemain lain jadi lebih baik.

“Kesepahaman Odegaard dengan rekan setimnya yang lebih muda tampak seperti telepati dan itu terlihat jelas di lapangan ketika Arsenal menggempur sisi kanan Fulham,” sambung Wright.

“Total, Odegaard mengirim 15 umpan untuk Saka, lebih banyak dari pemain mana pun. Fulham kesulitan mengontrol kombinasi pasangan tersebut.”

“Menariknya, Saka bukanlah satu-satunya rekan setim yang jadi lebih baik berkat Odegaard,” tutupnya.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.