Jumat, 2nd Desember 2022

flagylmedication

Update Informaasi Berita Olahraga

Standard

Tim Arema FC Kunjungi Rumah Duka Korban Tragedi Kanjuruhan

Para penggawa Arema FC menunjukkan rasa empati dan bela sungkawa mereka terhadap para korban Tragedi Kanjuruhan, akhir pekan lalu. Mereka mendatangi rumah duka korban tragedi yang terjadi pada laga antara Arema FC dan Persebaya Surabaya ini.

Setelah melakukan tabur bunga di Stadion Kanjuruhan, rombongan yang terdiri dari pelatih, pemain, dan ofisial Arema FC bergerak ke Pondok Pesantren Miftahul Ulum Atthohirin, Gondanglegi. Putra pengasuh pondok pesantren tersebut, Syahrulloh bin Abdul Jalil menjadi salah satu korban tewas pada Tragedi Kanjuruhan.

Setelah diterima keluarga korban, rombongan Arema FC langsung menuju makam Syahrulloh, yang berada tak jauh dari kompleks pesantren. Di sana, mereka bersama memanjatkan doa untuk almarhum.

Usai berdoa bersama di pusara Syahrulloh, mereka kembali ke pondok pesantren dan bersilaturahmi dengan keluarga almarhum.

Salah seoran perwakilan keluarga almarhum, Abdus Syukur, mengaku senang dengan perhatian yang diberikan skuad Arema FC ini. Menurut sepupu korban tersebut, kehadiran Javier Roca dan tim mampu memberi sedikit kebahagiaan di tengah duka yang dirasakan keluarga.

“Kehadiran mereka bisa membuat kami lebih ringan untuk move on,” tuturnya.

Abdus Syukur juga memanjatkan doa bagi skuad Arema FC. Ia berharap agar para penggawa skuad berlogo singa mengepal ini mendapat kemudahan untuk melewati masa sulit ini.

“Semoga semua diberi kesehatan dan kekuatan untuk masa sulit ini,” tuturnya.

Simak artikel selengkapnya di bawah ini.

Kuatkan Mental

Asisten Pelatih Arema FC, Kuncoro, menyebut bahwa langkah mereka mendatangi keluarg korban memiliki maksud khusus. Langkah ini diambil untuk membantu keluarga korban melewati masa-masa sulit setelah kehilangan keluarga mereka akibat Tragedi Kanjuruhan.

“Kehadiran kami, selain untuk bertakziyah dan berbela sungkawa, juga untuk menguatkan mental keluarg korban,” ucap Kuncoro.

“Tentu ada rasa sedih dan trauma yang harus dihadapi akibat peristiwa ini,” sambungnya

Setelah dari Gondanglegi, rombongan Arema FC bertolak ke Turen untuk bertakziyah ke keluarga korban lainnya. Setelahnya, mereka akan menuju ke Pakisaji untuk bertakziyah ke keluarga korban yang lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *