Jumat, 9th Desember 2022

flagylmedication

Update Informaasi Berita Olahraga

Standard

Bukan Trent, Lawan Paling Tangguh Rafael Leao adalah Reece James

Bintang AC Milan Rafael Leao menyebut bek kanan Chelsea Reece James sebagai lawan paling tangguh yang pernah ia hadapi.

Milan dalam beberapa tahun ini mengalami peningkatan performa. Mereka pun akhirnya bisa berlaga lagi di Liga Champions dan meraih Scudetto.

Musim lalu, mereka masuk grup neraka di Liga Champions. Salah satu lawannya saat itu adalah Liverpool.

Musim ini mereka masuk grup yang bisa dikatakan relatif mudah. Tapi salah satunya adalah lawan kelas berat yakni Chelsea.

Leao vs Trent vs Reece

Saat AC Milan menghadapi Liverpool di matchday pertama grup tersebut, Rafael Leao tentu saja harus berhadapan dengan Trent Alexander-Arnold. Duel ini dilangsungkan di Anfield.

Hasilnya, Liverpool keluar sebagai pemenang dengan skor 3-2. Saat itu Leao juga tak main full 90 menit.

Kemudian yang terbaru, Milan bertandang ke markas Chelsea di matchday 3 Grup E. Hasilnya, Leao dkk dipermak tiga gol tanpa balas.

Pujian Leao untuk Reece James

Usai AC Milan dibekuk oleh Chelsea, Rafael Leao mengutarakan pujiannya kepada Reece James. Ia memujinya sebagai bek yang jempolan dan lawan tertangguh yang pernah dihadapinya.

“James adalah pemain yang bagus. Ia ada di sekitar saya dan di mana-mana pada saat yang sama. Ia mengatur waktu larinya dengan sangat baik,” bukanya pada Somtosport, via Goal.

“Saya hampir tidak berbicara tentang pemain lawan, tetapi orang ini sebenarnya yang paling sulit yang pernah saya hadapi, saya pikir. Ia juga mencetak gol melawan kami dan itu adalah sesuatu yang tidak Anda dapatkan dari setiap bek,” seru Leao.

Pesan Untuk Milan

Kekalahan lawan Chelsea ini membuat langkah AC Milan untuk lolos dari Grup E jadi agak berat. Mereka sekarang meraih empat angka saja dari tiga laga.

Poin mereka sama dengan Chelsea dan tertinggal satu poin dari RB Salzburg. Dinamo Zagreb juga tertinggal satu angka saja.

Salah langkah di tiga laga tersisa, kans Milan lolos ke fase knockout bisa sirna. Rafael Leao lantas berpesan pada rekan-rekannya agar tak menghiraukan hal tersebut dan fokus untuk memberikan yang terbaik di laga-laga UCL yang tersisa di fase grup musim ini.

“Kami hanya harus fokus dan finis di posisi yang baik sekarang karena persaingan tidak pernah diharapkan jadi mudah. Kami tergelincir dan kami tidak akan membiarkan itu menahan kami, kami akan bekerja lebih keras untuk pertandingan berikutnya,” tegas Leao.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *