Jumat, 2nd Desember 2022

flagylmedication

Update Informaasi Berita Olahraga

Standard

Presiden Barcelona Tak Pernah Memaksa Frenkie de Jong untuk Potong Gaji

Presiden Barcelona, Joan Laporta dengan tegas membantah rumor yang menyebut dirinya pernah memaksa Frenkie de Jong untuk potong gaji.

Seperti diketahui, De Jong menjadi salah satu pemain yang paling disorot pada jendela transfer musim panas kemarin. Pasalnya, Barca dan Manchester United sejatinya sudah mencapai kesepakatan perihal transfer sang gelandang.

Namun, De Jong bersikukuh untuk menolak bergabung dengan Manchester United. Ketika Chelsea juga ingin memboyongnya ke Inggris, De Jong tetap bersikeras untuk bertahan di Camp Nou.

Bantahan Joan Laporta

Kini, Laporta akhirnya buka suara soal situasi musim panas lalu. Laporta menegaskan bahwa pihaknya tak pernah memaksa De Jong dan pemain lain untuk bersedia gajinya dipotong.

“Kami telah menerima banyak tawaran dari Premier League untuk Frenkie, uang besar – tetapi kami memutuskan untuk mempertahankan pemain berkualitas seperti [De Jong],” ujar Laporta seperti dikutip Fabrizio Romano.

“Kami tidak pernah memaksa pemain mana pun untuk mengurangi gajinya, kami hanya meminta dengan cara tertentu.” imbuhnya.

Sikap Frenkie de Jong

Beberapa waktu lalu, De Jong juga sudah bersedia buka suara terkait masalah ini. De Jong menegaskan bahwa dirinya memang tak ingin hengkang dari Barca.

“Ketertarikan Chelsea dan Manchester United? Saya sudah memutuskan pada Mei bahwa saya ingin bertahan di Barcelona,” ujar De Jong.

“Saya tidak pernah mengubah keputusan ini selama musim panas.” tegas gelandang 25 tahun tersebut.

Pengakuan Frenkie de Jong

Lebih lanjut, De Jong juga berbicara soal hubungannya dengan Barcelona yang diklaim sempat memburuk. De Jong kabarnya menuntut Barca membayar tunggakan gajinya, sedangkan Blaugrana malah balik mengancam.

“Saya tidak bisa memberikan terlalu banyak detail,” tutur De Jong.

“Tapi lihat.. klub punya idenya sendiri dan saya juga punya ide sendiri dan terkadang ini bentrok satu sama lain,”

“Namun, pada akhirnya semuanya berjalan baik-baik saja.” tukasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *