Senin, 5th Desember 2022

flagylmedication

Update Informaasi Berita Olahraga

Standard

Saran Andres Iniesta untuk Barcelona: Langsung Ambil Komando Permainan, Inter Milan Pasti Main Tunggu

Nasib Barcelona di Liga Champions 2022/2023 berada di ujung tanduk. Jika gagal mendapatkan tiga poin pada pekan ke-4 Grup C, maka peluang Barcelona lolos fase grup semakin tipis.

Maka tidak ada cara lain untuk memperbesar peluang itu dengan memenangkan laga kontra Inter Milan di Spotify Camp Nou, Rabu (12/10/2022) dini hari WIB.

Eks penggawa Barcelona, Andres Iniesta berpendapat bahwa Barcelona harus memanfaatkan keuntungan bermain di kandang sendiri. Caranya adalah segera mengambil alih permainan sejak awal laga.

“Pertandingan ini sangat vital untuk bisa lolos grup. Jadi saya berharap mereka bisa mengambil komando permainan karena Inter pasti cenderung menunggu untuk dapatkan hasil imbang,” ujar pemain yang masih aktif bermain untuk Vissel Kobe di Liga Jepang.

Imbang Berbahaya

Bagi Inter yang sudah mengoleksi enam poin dari tiga laga, hasil imbang sudah cukup aman. Namun bagi Barcelona yang baru mengoleksi tiga poin dari tiga laga, tambahan satu poin saja tentu tidak akan cukup.

Oleh sebab itu, Barcelona diharapkan Iniesta tidak melakukan kesalahan selama mengambil alih permainan. Sebab, kesalahan kecil dapat berakibat fatal dan mengubur mimpi Barcelona untuk lolos fase grup.

“Liga Champions itu adalah soal detail. Kalian bisa dihukum jika melakukan kesalahan. Saat ini, mereka tetap punya peluang besar untuk melaju ke babak gugur, jadi saya berharap mereka berhasil,” ucap pemain 38 tahun ini kepada Gazzetta dello Sport.

Masih Kurang Stabil

Di sisi lain, penampilan impresif Barcelona di Liga Spanyol 2022/2023 dengan belum terkalahkan dari delapan laga dan baru kebobolan satu gol, tidak memuaskan Iniesta. Menurutnya ada kekurangan dari pencapaian tersebut.

“Mereka secara emosional sedikit tidak stabil. Mereka memang punya sistem bermain yang bagus dan kedalaman skuat yang mengagumkan. Tetapi level kepercayaan di antara mereka harus tinggi dan tidak boleh dengan mudah hilang,” katanya.

Maka dari itu, menurutnya, Barcelona gagal melanjutkan penampilan impresif itu ke Liga Champions. Kebetulan pula, dua kekalahan yang Barcelona terima, dua-duanya datang dari dua tim besar.

Jaga-jaga Kontroversi

Selain itu, Iniesta memperingatkan adanya kontroversi dalam laga tersebut. Hal yang terjadi pada pertemuan pertama ketika gol Barcelona tidak disahkan karena handball, tetapi Barcelona juga tidak mendapatkan penalti padahal ada handball.

“Sebenarnya sah-sah saja mengungkapkan kekecewaan jika ada hal-hal yang kontroversial. Laga melawan Inter memang seringnya bertensi tinggi dan menantang,” kenang Iniesta saat terakhir kali bertemu dengan Inter di musim 2009/2010.

“Tapi menurut saya, jika dilihat secara detail dan berpikiran objektif, tidak ada handball [yang dilakukan Dumfries]. Kadangkala kekecewaan bisa mempengaruhi cara berpikir kita,” katanya lagi.

Sumber: Gazzetta dello Sport

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *