Jumat, 9th Desember 2022

flagylmedication

Update Informaasi Berita Olahraga

Standard

Heroik! Ini 5 Bintang Sepak Bola yang Menahan Sakit demi Tim di Lapangan

Semangat juang pesepak bola jadi salah satu cerita menarik di lapangan. Ada beberapa pemain yang berjuang menahan rasa sakit atau cedera demi terus membantu tim di lapangan.

Cedera adalah hal tak mengenakkan bagi pesepak bola. Artinya, mereka harus segera pulih dan wajib menunjukkan performa menawan. Namun, ada sejumlah pemain yang akhirnya gantung sepatu seusai cedera karena sakit yang sering kambuh.

Selain itu, para pemain juga tidak bisa menunjukkan permainan terbaiknya, seperti saat sebelum cedera menghantuinya. Akan tetapi, ada sejumlah pemain yang berjuang dengan kondisinya, tetap memberikan yang terbaik di lapangan.

Mereka berjuang untuk pulih dari kondisi tidak normalnya sehingga siap bermain baik secara fisik maupun mental. Bahkan ketika tim medis menyebut cedera pemain ini cukup parah, mereka tetap berjuang.

Berikut ini 5 pemain yang mengalami cedera parah atau sakit, tetapi tetap menampilkan permainan terbaiknya. Langsung saja kita simak.

Edgar Davids: Glaukoma

Satu di antara pesepak bola yang membetot perhatian adalah Edgar Davids. Publik menganggap dirinya sebagai satu di antara gelandang bertahan terbaik di masanya. Davids mendapat julukan ‘pitbull’ oleh Louis Van Gaal karena gaya permainannya yang penuh determinasi.

Satu ciri khas Davids ketika di lapangan adalah menggunakan kacamata yang terikat di kepalanya, terutama saat bermain bersama Juventus dan Timnas Belanda. Pasalnya, dia menderita glaukoma, di mana saraf optik di mata rusak karena alasan genetik atau lainnya, sehingga membatasi penglihatan.

Meski tidak memiliki penyembuhan khusus dan hanya dapat dikendalikan, Davids tidak membiarkan penyakit mengganggu performanya. Dia memiliki kepribadian yang kuat di dalam maupun luar lapangan.

David de Gea: Miopia

Penjaga gawang asal Spanyol, David de Gea menjadi satu di antara kiper terbaik di dunia saat ini. Dia memiliki postur ideal, refleks bagus hingga umpan akurat yang membuatnya jadi kiper berpengaruh di Manchester United serta Tim Matador.

Namun, ada fakta yang aneh, De Gea memiliki semua kualitas ini dengan kondisi yang dikenal sebagai miopia atau rabun jauh. Dia telah memakai kacamata hampir sepanjang hidupnya.

Satu yang cukup menarik, awal kariernya di Manchester United tidak seperti yang orang harapkan, karena ia terus tampil dengan serangkaian kesalahan. Setelah tes lebih lanjut, terbukti De Gea memiliki masalah penglihatan.

Paul Scholes: Pembuluh Darah di Mata Kanan Tersumbat

Berbekal 11 gelar Liga Inggris, 3 Piala FA, 2 Piala Liga, dan 2 Piala Liga Champions, Scholes dianggap satu di antara gelandang terbaik sepanjang masa milik Inggris.

Dia bermain hampir dua dekade di Manchester United dengan 700 laga dan 150 gol. Kejutan terbesarnya adalah, dia bermain dengan kondisi mata kanan yang tidak baik. “Ada saat ketika saya biasa melihat 4 bola maju ke arah saya, itu membingungkan. Percayalah padaku,” kata Scholes.

Setelah berkonsultasi dengan beberapa dokter, Scholes didiagnosis dengan vena yang tersumbat. Hal itu menyebabkan pendarahan internal di mata kanannya. Dia menjalani operasi yang membutuhkan lebih dari sepuluh sesi karena kompleksitas saraf di mata.

Terjadi benturan keras antara kiper Chelsea Peter Cech dengan striker Reading, Stephen Hunt pada laga Premier League tahun 2006. Tabrakan yang begitu brutal membuat stasiun televisi tidak menyiarkan siaran ulang momen tersebut.

Cech terkena patah tulang tengkorak derajat 3, dan para dokter mengatakan kalau itu bisa mengakhiri karier sebelum waktunya. Namun, dengan operasi, Cech kembali setelah empat bulan absen dan mulai bermain untuk Chelsea.

Saat di lapangan, dia mengenakan pelindung kepala bergaya rugby yang terkenal. Hal itu justru menciptakan sisi ikonik tersendiri dari Cech.

David Beckham: Asma

Satu di antara pemain hebat yang pernah dimiliki Manchester United, Real Madrid, AC Milan dan Timnas Inggris. Dia terkenal dengan tendangan bebas yang membuat kiper lawan bisa senam jantung.

Beckham memiliki kebugaran yang menawan, dan memberinya kesempatan bermain sampai usia 38 tahun. Namun ternyata, ada fakta yang tak banyak terekspose.

Ternyata, mantan kapten Timnas Inggris tersebut menderita asma. Pada tahun 2009, Beckham terlihat menggunakan inhaler saat berada di lapangan.

Juru bicara Becks, Simon Oliveira, menyebutkan sang megabintang memiliki kondisi ini sejak kecil. Meski demikian hal tersebut tidak berpengaruh pada penampilannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *