Selasa, 29th November 2022

flagylmedication

Update Informaasi Berita Olahraga

Standard

Penampilan Gemilang Inter Milan Bukan Karena Andre Onana, Lalu Karena Siapa?

Andre Onana bukan kiper utama Inter Milan di musim ini. Ia hanya akan dimainkan di Liga Champions, sedangkan untuk Liga Italia jadi jatahnya kiper senior Samir Handanovic.

Kemudian, Simone Inzaghi melakukan perubahan dari rencana awal tersebut. Onana dimainkan di kedua kompetisi secara berturut-turut. Mulai dari laga pekan ke-3 dan 4 di Liga Champions, kemudian berlanjut di pekan ke-9 dan 10 di Liga Italia. Handanovic dicadangkan

Hasilnya pun menakjubkan. Selama gawang dikawal Onana, Inter tidak pernah kalah. Rinciannya tiga kali menang dan sekali imbang.

Walaupun begitu, jurnalis Italia Ivan Zazzaroni berpendapat bahwa penampilan apik Inter dalam empat pertandingan terakhir bukan karena Onana. Faktor terbesarnya ada pada kebugaran pemain dan meningkatnya kualitas para pemain kunci.

Banyak Faktor

Onana dimainkan dalam dua pertemuan menghadapi Barcelona (1-0; 3-3) di Liga Champions. Onana juga turun ketika Inter menang atas Sassuolo (2-1) dan Salernitana (2-0)

“Saya sama sekali tidak berpikir demikian. Ada banyak sekali faktornya,” ucap Zazzaroni kepada SportMediaset.

“Kunci peningkatan Inter ada pada kebugaran dan performa dari Barella dan Calhanoglu yang ketemu peran baru, serta bertemu lawan mudah seperti Salernitana, sambung dia

Tetap Kebobolan Tiga Gol

Zazzaroni juga mengatakan bahwa kiper tidak akan bisa mengubah inti permainan. Kecuali jika Onana melakukan penyelamatan-penyelamatan krusial saat Barcelona. Itupun saat bertemu Barcelona, gawang Inter kebobolan tiga kali.

“Onana bagus, tetapi dia tidak melakukan penyelamatan besar melawan Barcelona, jadi dia tidak mengubah pertandingan,” ujar dia.

“Inter sedang bertumbuh. Mereka punya kepercayaan diri yang lebih. Mereka memainkan pertandingan yang sempurna melawan Barcelona, tetapi kipernya tetap kebobolan tiga gol.”

Kontras dengan Kiper Senior

Penampilan Onana kontras dengan kiper senior, Handanovic. Dari delapan yang sudah dijalaninya bersama Inter, empat di antaranya berakhir dengan kekalahan.

Tidak hanya itu, Handanovic hanya mencatatkan dua kali nirbobol. Sedangkan gawang Inter sudah kebobolan 13 kali dari delapan Liga Italia tersebut.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *