Senin, 5th Desember 2022

flagylmedication

Update Informaasi Berita Olahraga

Standard

Testimoni Andre Gomes: Liga Prancis adalah Perpaduan antara Liga Spanyol dan Liga Inggris

Andre Gomes mulai terbiasa dengan atmosfer kompetisi Liga Prancis. Gelandang serang Lille tersebut awalnya sempat kaget dengan atmosfer yang baru pertama kali ia rasakan itu.

Gomes tiba di Lille pada September 2022 atau tepat di akhir penutupan bursa transfer musim panas. Ia datang sebagai pemain pinjaman dari Everton.

Gomes tak langsung mendapatkan tempat utama karena terlambat bergabung. Namun hanya perlu dua pertandingan baginya untuk beradaptasi dari bangku cadangan. Lima pertandingan selanjutnya, ia selalu memulai sejak menit awal.

Pemain berusia 29 tahun ini mengungkapkan ada perpaduan atmosfer Liga Spanyol dan Liga Inggris di dalam atmosfer Liga Prancis. Karena Gomes sudah pernah bermain di dua liga yang disebutkan, ia jadi mudah beradaptasi.

Baru Dirasakan Sekarang

Gomes mengakui bahwa melawan tim Prancis saja di kompetisi Eropa atau liga persabahatan tak memberikan atmosfer yang dirasakannya saat ini. Dengan kata lain, atmosfer itu baru bisa dirasakan ketika sudah berkubang di Liga Prancis.

“Rasanya seperti campuran Premier League dan La Liga. Sejujurnya, saya kaget begitu merasakannya,” kata dia kepada L’Equipe.

“Saya sudah pernah melawan tim Prancis sebelumnya, entah itu di pramusim atau di Liga Champions. Tetapi saya tidak pernah punya pengalaman seperti yang saya rasakan saat ini,” ucap dia.

Kualitas dan Intensitas

Testimoni yang dirasakan Gomes bisa saja valid. Sebab, pemain asal Portugal itu sudah cukup lama bermain di Liga Inggris dan Liga Spanyol.

Gomes sudah mencatatkan 88 penampilan di Liga Inggris, seluruhnya diraih bersama Everton. Sedangkan di Liga Spanyol, ia sudah bermain sebanyak 109 kali, yang dicatatkannya ketika berseragam Barcelona dan Valencia.

“Kualitas dan intensitas yang ada di sini [Liga Prancis], adalah perpaduan antara Premier League dan La Liga,” akunya.

Sangat Kompetitif

Selain itu, Gomes juga mengakui bahwa Liga Prancis sangat kompetitif. Ia membantah anggapan orang-orang yang menganggap Liga Prancis terlalu mudah dan menonjolkan Paris Saint-Germain sebagai klub raksasa.

“Berada di sini rasanya super. Saya sangat senang. Rasanya benar-benar mengejutkan,” ujar dia.

“Level kompetisi di sini sangat tinggi, intensitasnya juga. Ada banyak pemain bagus, juga banyak tim bagus.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *