Jumat, 2nd Desember 2022

flagylmedication

Update Informaasi Berita Olahraga

Standard

Kisah Eric Maxim Choupo-Moting: Lelucon Gawang Kosong, Pernah Satu Tim dengan Hanno Behrens

Eric Maxim Choupo-Moting kini menjelma sebagai mesin gol Bayern Munchen. Padahal, di masa lalu, Choupo-Moting pernah membuat lelucon gawang kosong dan satu tim dengan gelandang Persija Jakarta yakni Hanno Behrens.

Choupo-Moting mencetak satu gol ketika Bayern Munchen menang 2-0 atas Inter Milan pada matchday ke-6 Grup C Liga Champions 2022/2023, Rabu (2/11/2022) dini hari WIB. Choupo-Moting mencetak gol dari sepakan jarak jauh pada menit ke-72.

Gol ke gawang Inter menandai performa apik Choupo-Moting bersama Bayern. Sudah enam laga beruntun dilalui Choupo-Moting dengan selalu mencetak gol. Dia kini menjadi mesin gol Die Roten, pengganti Robert Lewandowski.

Choupo-Moting sejatinya hanya pemain pelapis di Bayern. Musim lalu, dari 20 laga di Bundesliga, Choupo-Moting hanya sekali masuk starting XI. Di balik peran supersub di Bayern, ada banyak hal unik dari sosok Choupo-Moting.

Choupo-Moting dan Lelucon Gawang Kosong

Keputusan PSG membeli Choupo-Moting pada awal musim 2018/2019 mengundang banyak tanya. Sebab, Choupo-Moting punya pemain top dan datang dari klub yang degradasi dari Premier League, Stoke City.

PSG membeli Choupo-Moting bukan untuk jadi penyerang utama. Dia dibeli untuk jadi pelapis bagi Icardi, Cavani, Neymar, dan Mbappe. Choupo-Moting juga masih harus bersaing Nkunku untuk mendapatkan menit bermain.

Salah satu momen ikonik Choupo-Moting di PSG terjadi pada 7 April 2019. Saat itu, PSG berjumpa Strasbroug. Choupo-Moting membuat kesalahan konyol dengan menggagalkan gol Nkunku. Choupo-Moting justru menggagalkan bola yang hendak masuk ke gawang kosong.

Main Bareng Hanno Behrens

Choupo-Moting punya jejak karier yang cukup unik. Jauh sebelum membela Bayern Munchen dan PSG, Choupo-Moting pernah berjuang meniti karier bersama beberapa klub Bundesliga.

Choupo-Moting pernah bermain untuk Hamburg SV. Bukan hanya untuk tim utama, Choupo-Moting beberapa kali dimainkan di Hamburg SV II yang bermain di Regionalliga. Pada fase ini, Choupo-Moting bermain bersama Hanno Behrens.

Behrens tercatat pernah bermain untuk Hamburg SV II pada 2008 hingga 2012. Nah, pada periode itu dia berada di tim yang sama dengan Choupo-Moting. Usia mereka hampir sama, tetapi punya jalur karier yang berbeda. Choupo-Moting bermain di Bayern dan Behrens bermain di Persija.

Pengganti Lewandowski

Rencana awal Julian Nagelsmann adalah memainkan Sadio Mane untuk peran penyerang tengah. Namun, Mane tidak tampil optimal. Mane gagal mengisi puzzle yang ditinggal Lewandowski ke Barcelona.

Nagelsmann kemudian memainkan Mane sebagai winger kanan. Peran yang sangat familiar bagi Mane. Sedangkan, posisi penyerang tengah diberikan pada Choupo-Moting.

Pemain 33 tahun tampil sangat bagus. Choupo-Moting tak terbendung pada enam laga terakhir. Choupo-Moting selalu mencetak gol. Dia mencetak tujuh gol pada periode tersebut. Tidak kalah tajam dibanding Lewandowski.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *