Jumat, 9th Desember 2022

flagylmedication

Update Informaasi Berita Olahraga

Standard

Cara Unik Supaya Mykhaylo Mudryk Tetap Fokus: Anggap Shaktar Donetsk sebagai Arsenal

Ada cara unik dari rekan-rekan Mykhyalo Mudryk di Shaktar Donetsk untuk membuatnya tetap fokus di samping rumor transfer yang terus beredar. Caranya adalah menganggap Donetsk sebagai Arsenal.

Mudryk memang bukan nama yang asing bagi para penggemar Arsenal belakangan ini. Pemain berusia 21 tahun tersebut dirumorkan akan menjadi pemain baru The Gunners.

Namun, upaya Arsenal untuk mendatangkan Mudryk gagal pada musim panas 2022 lalu. Semenjak kegagalan itu, tim-tim besar lain mulai ikut memantau situasi sang pemain.

Rekan-rekannya, termasuk Anatoliy Trubin khawatir Mudryk menjadi tidak fokus dengan rumor yang terus datang itu. Ia dan rekan-rekannya yang lain kemudian meminta Mudryk bermain seperti sudah di Arsenal.

Tetap Fokus

Trubin menjelaskan, untungnya rumor yang ada tidak mengganggu sedikit pun pemain berpaspor Ukraina tersebut. Mudryk bisa tetap fokus dengan caranya sendiri.

“Fans tidak terlalu melihat banyak. Tidak ada yang melihat apa yang ia lakukan kalau tidak sedang berada di lapangan,” ucap Trubin kepada Football 24.

“Semua rumor transfer yang menyangkut soal dirinya hanya mempengaruhinya dalam aspek yang positif. Dia benar-benar menikmati apa yang dia lakukan” sambungnya.

Anggap Sudah Pindah

Namun, fokus di tim saja tidak cukup. Trubin dan rekan-rekannya lalu punya satu ide agar Mudryk bisa tetap fokus saat dia benar-benar pindah ke klub baru.

“Dan di dalam tim, kami mengatakan kepadanya: ‘Sekarang kamu sudah di Arsenal, jadi ayo main yang bagus’,” ungkap Trubin.

Hal tersebut diutarakan supaya Mudryk terbiasa untuk selalu meningkatkan kualitasnya saat masuk Arsenal. Sebab, standar minimal di Arsenal tentunya berbeda dengan yang ada di Donetsk.

Berjalan Baik

Sejauh ini, Mudryk memang terus fokus dan tampil di setiap laganya untuk Donetsk. Entah itu karena motivasi dari rekan-rekannya atau memang kepribadiannya sendiri yang membantunya fokus.

“Saya senang ketika dia tetap fokus dengan dirinya sendiri, serta permainan tim dan perannya di lapangan,” kata Trubin mengakhiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *