Senin, 5th Desember 2022

flagylmedication

Update Informaasi Berita Olahraga

Standard

Empat Alasan Gerard Pique Pensiun

Keputusan Gerard Pique untuk mengumumkan pensiun memang mengejutkan. Tidak ada yang menyangka pemain berusia 35 tahun itu ingin gantung sepatu secepat ini.

Setidaknya ada dua alasan yang membuat publik kaget atas keputusan bek tengah Barcelona tersebut. Pertama karena kontrak Pique masih sampai 2024 mendatang.

Kedua karena pengumuman ini dilakukan pada pertengahan November. Bagi pemain yang sedang punya kontrak dan tidak sedang cedera, Dua alasan tersebut sudah cukup mengejutkan.

Namun, Marca menilai ada empat alasan di balik keputusan Pique untuk pensiun dari dunia sepak bola secepat dan semengejutkan ini.

Kurang Menit Bermain

Sejak awal musim 2022, Pique sudah diperingatkan oleh manajer Xavi Hernandes bahwa ia akan sulit menembus tim utama. Bahkan ada yang menyarankan agar Pique mencari klub baru saja.

Pique menolak dan tetap berusaha. Usahanya sia-sia. Ia hanya bermain sebanyak sembilan kali di musim ini. Dan empat di antaranya sebagai pemain cadangan.

Ditambah lagi, Pique yang sudah dimakan usia itu tak lagi jadi prioritas sejak kedatangan Jules Kounde dan Andreas Christensen. Belum lagi ada nama pemain muda seperti Eric Kounde dan Ronald Araujo.

Kondisi Rumah Tangga

Rumah tangga Pique memang berantakan selepas ia berpisah dengan Shakira. Pique diduga berselingkuh dengan seorang perempuan bernama Clara Chia. Shakira bahkan sudah menuliskan dua lagu untuk mengkritik Pique.

Masalah itu diperumit karena perebutan hak asuh anak. Anak kandung Pique saat ini berada dalam asuhan Shakira.

Jika Shakira memutuskan untuk menetap secara permanen di Amerika Serikat, maka Pique dipastikan tidak dapat melihat anaknya lagi. Hal-hal ini yang disinyalir menimbulkan masalah personal bagi sang pemain.

Klub Menginginkannya Pergi

Alasan ini berkaitan dengan alasan pertama. Barcelona menginginkannya untuk pergi karena tidak lagi dibutuhkan tim. Pique dipandang sebagai pemain yang membebani neraca keuangan gara-gara gajinya yang tinggi.

Oleh sebab itu, Pique mendapatkan pemotongan gaji yang cukup besar untuk menyelamatkan klub. Tidak hanya sekali, pemotongan gaji Pique sampai dua kali.

Namun permintaan Barcelona agar Pique pergi pada musim panas 2022 lalu tidak dituruti. Pique tetap bertahan di Barcelona. Kemudian muncul sejumlah laporan bahwa Barcelona ingin mendepaknya pada Januari 2023.

Keraajaan Bisnis yang Sedang Berkembang

Pique diketahui sedang fokus menjalani kehidupan sebagai seorang pebisnis. Bahkan, kerajaan bisnisnya terus berkembang pesat.

Penggemar sempat tidak senang dengan apa yang dilakukan Pique beberapa waktu lalu. Sang pemain menyelenggarakan Piala Davis (turnamen tenis), ketika Barcelona sedang bermain.

Pique juga diketahui telah berinvestasi di banyak perusahaan lain.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *