Jumat, 2nd Desember 2022

flagylmedication

Update Informaasi Berita Olahraga

Standard

Rapor pemain Arsenal Saat Bekuk FC Zurich: Menang, Juara Grup, Langsung Lolos 16 Besar!

Arsenal tampil tangguh untuk membekuk FC Zurich di matchday terakhir Grup A Liga Europa 2022/23, Jumat (4/11/2022). The Gunners menang dengan skor tipis 1-0 di Emirates Stadium.

Pertandingan ini krusial bagi Arsenal untuk menentukan langkah ke babak 16 besar. Mereka harus menang untuk jadi juara grup dan lolos langsung, tidak perlu melalui babak play-off terlebih dahulu

Mikel Arteta merotasi skuadnya untuk pertandingan ini. FC Zurich memberikan perlawanan tangguh. Gol tunggal Arsenal dicetak oleh Kieran Tierney di babak pertama (17′).

Tierney dan rekan-rekannya bermain sebaik mungkin untuk mengamankan kemenangan dan tiket lolos langsung ke babak 16 besar Liga Europa 2022/23. Lantas, bagaimana rapor pemain Arsenal saat bekuk FC Zurich kali ini?

Kiper dan belakang

Aaron Ramsdale | 7

Ramsdale jadi inisiator pertama pergerakan Arsenal melalui umpan-umpannya, baik umpan jauh maupun umpan pendek. Di laga ini Ramsdale tidak begitu sibuk menyelamatkan gawang, justru lebih aktif membantu tim memulai pergerakan ofensif.

Ben White | 7

Ben White diturunkan sebagai bek kanan di pertandingan ini dan dia memainkan perannya dengan sangat baik. Dia sering naik ke atas dan salah satu umpan silangnya berujung pada gol Kieran Tierney.

Rob Holding | 5

Bukan performa terbaik Holding, bahkan bisa disebut di bawah level yang diharapkan Arteta. Dia tidak cukup gesit mengalirkan bola dan seringkali kesulitan di lini belakang karena kalah cepat.

Gabriel Magalhaes | 7

Performa Gabriel tidak begitu menonjol di laga ini, tapi juga tidak bisa disebut buruk. Dia melakukan tugas-tugas defensif dengan baik meski tidak begitu terlibat dalam pergerakan tim.

Kieran Tierney | 8

Mencetak gol tunggal kemenangan Arsenal, Tierney terus menunjukkan perkembangan dalam performa di lapangan. Dia perlu memaksimalkan kesempatan bermain dan di laga ini sepertinya Tierney berhasil melakukan itu. Pergerakan defensifnya pun oke.

Tengah

Mohamed Elneny | 6

Ini laga pertama Elneny kembali ke lapangan setelah menepi cukup lama karena cedera hamstring serius. Dia masih bermain berhati-hati, kurang berani dalam duel, tapi seharusnya cukup untuk Arteta.

Sambi Lokonga | 7

Di laga ini sambil lokonga diminta bermain lebih bebas untuk membantu pergerakan ofensif tim dan dia melakukannya dengan cukup baik. Lokonga tampak kesulitan di babak pertama, tapi dia bisa meningkatkan performa di babak kedua, khususnya sejak Thomas Partey masuk.

Fabio Vieira | 6

Performa Vieira belum maksimal, bagaimanapun dia adalah rekrutan baru Arsenal musim panas ini. Dia perlu tampil lebih percaya diri dan laga ini jadi kesempatan yang tepat untuk itu. Beberapa umpan Vieira ke kotak penalti cukup menjanjikan.

Depan

Reiss Nelson | 6

Nelson menunjukkan kerja keras dan upaya maksimal untuk memanfaatkan kesempatan yang dia dapatkan. Dia sering berganti posisi di kedua sisi lini serang Arsenal dan ikut terlibat dalam proses gol tim.

Eddie Nketiah | 6

Meski tidak bisa mencetak gol, Nketiah menunjukkan performa solid di pertandingan ini. Dia diminta bermain lebih melebar dan beberapa kali mendapatkan peluang matang.

Gabriel Jesus | 6

Jesus bisa disebut kurang beruntung di laga ini. Dia punya peluang untuk mencetak gol di awal babak kedua, tapi tidak bisa memaksimalkannya. Jesus juga tidak sengaja menghentikan tembakan Vieira yang seharusnya bisa jadi gol kedua Arsenal.

Pemain penganti

Thomas Partey | 6

Masuknya Partey meningkatkan kualitas lini tengah Arsenal. Dia meningkatkan kualitas operan Arsenal dari lini tengah ke lini depan.

Bukayo Saka | 5

Saka menggantikan Jesus, keputusan aneh dari Arteta. Akibatnya, Saka justru terisolasi di lapangan karena tidak banyak membuat kombinasi dengan Nketiah dan Nelson.

Takehiro Tomiyasu | ?

Menit bermain terlalu sedikit, tidak bisa mendapatkan penilaian objektif. Cedera.

Martin Odegaard | ?

Menit bermain terlalu sedikit, tidak bisa mendapatkan penilaian objektif.

Cedric Soares | ?

Menit bermain terlalu sedikit, tidak bisa mendapatkan penilaian objektif.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *