Sabtu, 4th Februari 2023

flagylmedication

Update Informaasi Berita Olahraga

Standard

Luis Milla Emosional dan Pukul Bench di Laga Persib vs Persebaya: Itu Passion, Saya Minta Maaf

Pelatih Persib Bandung, Luis Milla, meminta maaf atas sikapnya pada laga pekan ke-13 BRI Liga 1 2022/2023 lawan Persebaya Surabaya. Sebab, Luis Milla sempat terlihat emosional dan memukul bench pemain.

Persib memainkan laga yang seru melawan Persebaya di Stadion Jatidiri, Sabtu 10 Desember 2022. Persib Bandung tertinggal 1-0 pada akhir babak pertama. Leo Lelis mampu membobol gawang Teja Paku Alam.

Persib lantas bangkit pada babak kedua. Ciro Alves menyamakan kedudukan pada menit ke-64. Lalu, David da Silva mencetak gol pada menit ke-75 untuk membawa Persib mengunci kemenangan dengan skor 2-1.

Bagi Persib, ini adalah kemenangan kelima secara beruntun di BRI Liga 1. Di balik hasil positif itu, ada insiden di mana Luis Milla memukul bench pemain. Simak ulasan lebih lengkapnya di bawah ini ya flagylovers.

Luis Milla Minta Maaf Pukul Bench Pemain

Laga Persib vs Persebaya berjalan sangat menarik, terutama pada babak kedua. Laga berjalan dengan intensitas yang tinggi. Situasi itu membuat Luis Milla terbawa emosi dan sempat memukul bench pemain Persib.

“Pekerjaan saya merupakan sesuatu yang membuat saya bergairah. Itu adalah passion saya sebagai pelatih. Kalaupun misalnya setiap orang berbeda dalam menunjukkan passion, tentu saya tidak bisa berkomentar,” kata Milla.

Luis Milla mengakui bahwa sikapnya tidak untuk dicontoh. Dia meminta maaf atas kejadian tersebut.

“Saya berusaha untuk selalu fokus dengan pekerjaan dan berusaha untuk maksimal. Ketika saya meluapkan gairah atau passion yang mungkin berlebihan, saya meminta maaf,” kata mantan pelatih Timnas Indonesia.

Kunci Kemenangan Persib Lawan Persebaya

Menurut Luis Milla, Persib menang karena perubahan yang dibuat pada babak kedua. Milla mengubah komposisi pemain dan cara bermain Persib. Perubahan itu membuat Persib tampil bagus secara khusus di lini tengah.

“Kita harus bermain dengan swich play atau sirkulasi bola dengan cepat, dari kanan ke kiri, dari kiri ke kanan, atau dari tengah. Persebaya selalu menumpuk pemain untuk berada di tengah,” kata Luis Milla.

“Saya pikir mereka bisa menambah energi dan lebih cepat. Kita harus bisa menguasai lapangan tengah atau setidaknya bisa melepas umpan troughpass di tengah. Jadi, kami masukkan Aziz dan Beckham,” tegas Milla.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *