Jumat, 27th Januari 2023

flagylmedication

Update Informaasi Berita Olahraga

Standard

Statistik Elkan Baggott, Tembok Gillingham yang Buat Wolverhampton Sempat Sulit Cetak Gol

Elkan Baggott gagal memberi proteksi yang cukup untuk menjaga gawang Gillingham tidak dibobol Wolverhampton. Namun, penampilan bek timnas Indonesia justru sudah maksimal dan jadi alasan lawan sulit mencetak gol.

Gillingham harus tersingkir pada Putaran Keempat Carabao Cup setelah dikandaskan Wolverhampton dengan skor 0-2 di Molineux Stadium, Rabu (21/12/2022) dini hari WIB.

Walaupun kalah, Gillingham yang merupakan tim divisi keempat Liga Inggris mampu membuat tim divisi teratas Liga Inggris baru bisa mencetak gol di menit ke-77. Itupun lewat eksekusi penalti Raul Jimenez.

Gol kedua baru tercipta pada menit ke-90+1 berkat gol yang dicetak Rayan Ait Nouri. Baggott punya peran besar untuk menjaga gawang timnya sulit ditembus.

Sapuan Terbanyak

Dari catatan Fotmob, Baggott jadi pemain yang paling banyak melakukan sapuan (10) di pertandingan. Stuart O’Keefe yang terbanyak kedua, hanya melakukan empat sapuan.

Sapuan-sapuan itu terbilang krusial. Berdasarkan posisi Baggott saat melakukan sapuan, hampir seluruhnya dilakukan di dalam kotak penalti.

Hal itu menunjukkan bek yang masih berusia 20 tahun itu selalu siaga untuk meredam ancaman yang datang dari trisula Raul Jimenez, Hwang Hee-chan dan Adama Traore.

Statistik Bertahan Lainnya

Tidak hanya dari sapuan, Baggott juga unggul dalam statistik bertahan lainnya, di antaranya pemulihan dan sapuan menggunakan kepala.

Dengan postur setinggi 194 cm, Baggott tidak kesulitan memenangkan duel-duel udara. Enam sapuan menggunakan kepala berhasil dilakukannya.

Baggott juga bisa merebut bola dengan bersih dari para pemain lawan. Total pemulihannya mencapai enam kali.

Nilai Terbaik

Berkat penampilan apiknya tersebut, Baggott mendapat nilai 7.0 dari Fotmob. Nilai tersebut adalah yang tertinggi di antara empat pemain bertahan Gillingham yang lain.

Maka tidak heran, absennya Baggott pada gelaran Piala AFF 2022 jadi pukulan telak bagi Indonesia. Walaupun muda, kualitas dan pengalamannya bermain di Inggris tidak bisa diremehkan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *