Sabtu, 4th Februari 2023

flagylmedication

Update Informaasi Berita Olahraga

Standard

Andai Lionel Messi Jadi Pensiun, Begini Penampakan Starting XI Argentina di Piala Dunia 2026

Lionel Messi telah menamatkan sepak bola. Sang superstar telah menegaskan statusnya sebagai yang terbaik dari yang terbaik. Messi telah membawa Argentina jadi juara Piala Dunia.

Keberhasilan Argentina menjuarai Piala Dunia 2022 memang terasa manis. Setelah sekian tahun mencoba, Messi akhirnya bisa mempersembahkan trofi paling bergengsi di dunia sepak bola tersebut.

Selain itu, yang membuat gelar juara kali ini terasa lebih memuaskan adalah fakta bahwa Piala Dunia 2022 bisa jadi kesempatan terakhir Messi. Saat ini Messi sudah berusia 35 tahun.

Memang, Messi telah menyatakan bahwa dia belum akan pensiun setelah La Albiceleste menjuarai Piala Dunia 2022.

“Saya tidak pensiun dari tim nasional. Saya ingin terus bermain sebagai juara,” kata Messi.

Pelatih Argentina, Lionel Scaloni, juga akan memberikan tempat untuknya. “Messi seharusnya memiliki tempat di Piala Dunia berikutnya. Kami ingin dia melanjutkan,” kata Lionel Scaloni.

Namun, di Piala Dunia 2026 nanti, Messi sudah berusia 39 tahun. Dengan faktor fisik, mungkin saja perannya sudah tak sebesar sekarang. Kalau pun masih masuk skuad, dia bisa lebih berleha-leha, mendukung adik-adiknya berjuang di lapangan.

Nah, andai tidak ada Messi, bagaimana penampakan starting XI Argentina di Piala Dunia 2026? Yuk disimak selengkapnya.

Kiper: Emi Martinez

Kiper cenderung bertahan sedikit lebih lama daripada pemain zona lain dan Emiliano Martinez telah terbukti menjadi yang terbaik untuk Argentina

Mentalitas dan komitmennya untuk perjuangan Argentina bahkan bisa membuatnya layak menjadi kapten baru.

Pada Piala Dunia 2026, Emi Martinez akan berusia 34 tahun. Masih aman banget!

Belakang

RB – Nahuel Molina (24 tahun)

Ancaman konstan di sayap kanan Argentina dan beradaptasi dengan baik ke beberapa formasi berbeda.

Tahun-tahun terbaik Molina masih akan datang setelah debut yang mengesankan di Piala Dunia 2022. Dia akan berusia 28 tahun pada turnamen berikutnya.

CB – Cristian Romero (24 tahun)

Dia ibarat sebuah batu di belakang untuk klub dan tim nasional dalam setiap pertandingan.

Ada alasan mengapa Antonio Conte dan Lionel Scaloni menyukai bek yang tidak masuk akal ini.

CB – Lisandro Martinez (24 tahun)

Lisandro Martinez membuktikan postur tak menjadi kendala bagi seorang bek tengah. Manchester United dan Argentina jadi alat pembuktiannya. Dia menebus kekurangannya dengan semangat dan kerja sama tim.

Banyak yang terkejut melihat Martinez disingkirkan untuk Otamendi di Qatar, tetapi dia yakin sekarang akan mengambil alih posisi veteran itu.

LB – Franco Carboni (19 tahun)

Ditolak Liverpool dan Juventus untuk bergabung dengan Inter musim lalu dan masih berusia 19 tahun.

Ia dipinjamkan ke Cagliari. Carboni dianggap oleh banyak orang sebagai the next Javier Zanetti dan telah mendapatkan panggilan tim senior.

Tengah

RM – Emiliano Buendia (25 tahun)

Penurunan performa membuat pemain sayap serba bisa nyaris kehilangan tempat di skuad Piala Dunia 2022.

Tapi Buendia adalah seorang pejuang dan tidak diragukan lagi akan kembali ke rencana Scaloni lagi.

CM – Enzo Fernandez (21 tahun)

Pemenang yang layak dari penghargaan Pemain Muda Terbaik turnamen.

Fernandez pasti akan mendapatkan langkah besar dalam satu atau dua tahun ke depan, yang akan membuatnya semakin tangguh pada tahun 2026.

CM – Alexis Mac Allister (23)

Menundukkan kepalanya saat teman-teman Seagulls mengambil semua pujian dan sekarang menjadi juara dunia dengan yang terbaik dari mereka.

Mac Allister terus menjadi lebih baik di setiap musim dan keserbagunaan membuatnya menjadi hal yang pasti di Piala Dunia berikutnya.

Depan

LM – Alejandro Garnacho (18 tahun)

Garnacho tak mendapat tempat di Piala Dunia 2022. Ada banyak perdebatan, termasuk karena dia lahir di Spanyol.

Tapi Garnacho matang dengan baik di Manchester Unitedd dan telah menunjukkan bahwa dia memiliki kemampuan untuk menggantikan Lionel Messi sebagai playmaker utama Argentina.

ST – Lautaro Martinez (25 tahun)

Tampak gugup di panggung besar Piala Dunia 2022. Tetapi, lebih banyak menit bermain akan membantunya menyesuaikan diri dengan peran sentral itu.

Lautaro telah melakukan yang terbaik untuk klubnya dan tidak ada alasan untuk dia menyerah begitu saja di tim nasional.

ST – Julian Alvarez (22 tahun)

Tahun yang menakjubkan bagi striker muda ini dan membuatnya menjadi favorit bagi Argentina.

Pep Guardiola mencintai Alvarez dan tahu apa yang diperlukan untuk mengubah pemain menjadi superstar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *