Jumat, 27th Januari 2023

flagylmedication

Update Informaasi Berita Olahraga

Standard

Robert Lewandowski Maunya Juara Liga Champions, tetapi Liga Europa Juga Gak Masalah Deh!

Robert Lewandowski terpaksa mengubah impiannya di musim ini bersama Barcelona. Keinginan awalnya untuk jadi juara Liga Champions justru diubah menjadi juara Liga Europa.

Perubahan itu tidak lepas dari kegagalan Barcelona di Liga Champions 2022/2023. Barcelona finis di posisi tiga Grup C setelah hanya mengumpulkan tujuh poin.

‘Untungnya’ posisi tiga mengamankan langkah Barcelona ke Liga Europa 2022/2023. Skuad besutan Xavi Hernandez itu memulai kiprah di babak play-off menuju babak gugur.

Lawan yang dihadapi Barcelona pun nanti bukan sembarangan tim, yaitu Manchester United. Keduanya akan saling sikut di Spotify Camp Nou, Jumat (17/2/2023) pukul 00.45 WIB.

Ingin Juara

Lewandowski ingin habis-habisan di kompetisi divisi kedua di Eropa tersebut. Pemain berusia 35 tahun itu tidak segan mengatakan targetnya adalah menjadi juara.

“Kami sangat ingin memenangkan kompetisi itu. Tapi pertandingan pertama kami melawan Manchester United, itu akan jadi laga yang sulit,” katanya kepada Sport.

“Apalagi jalan menuju puncak juara masih sangat panjang. Yang bisa kami lakukan adalah fokus di setiap pertandingan,” lanjutnya.

Tinggal Satu Mimpi

Penyerang timnas Polandia itu menyampaikan bahwa ketika datang ke Barcelona ada mimpi-mimpi yang ingin diwujudkannya. Sayangnya di musim ini, hanya satu mimpi yang bisa diperjuangkan, yaitu jadi juara Liga Spanyol.

“Mimpi saya adalah memenangkan Liga Champions. Saya juga ingin memenangkan Liga Spanyol, itu salah satu tujuan saya di musim ini,” ungkapnya.

“Saya harap kami tidak tersingkir lagi seperti di Liga Champions,” katanya melanjutkan.

Masalah yang Diperbaiki

Kegagalan Barcelona meraup poin penuh ketika masing-masing dua kali bertemu Inter Milan dan Bayern Munchen di Grup C sudah dievaluasi. Lewandowski yakin masalah tersebut pada akhirnya bisa diperbaiki.

“Kami punya banyak pemain cedera waktu lawan Bayern dan Inter. Tapi kami juga melakukan banyak kesalahan,” jelasnya.

“Kesalahan itu membuat kami harus membayar mahal dengan tersingkir dari Liga Champions. Walaupun begitu, saya tahu kami bisa melakukan dengan lebih baik lagi dan percaya diri menatap musim depan,” tutup dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *